Komodo Water Park Labuan Bajo Resmi Beroperasi

  • Sharebar
Pemandangan salah satu sisi wahana rekreasi yang ada di Komodo Water Park di Pantai Pede Labuan Bajo. Tempat ini menjadi alternatif rekreasi yang menarik. 
LABUAN BAJO, Flores Independen - Guna mendukung perkembangan pariwisata Labuan Bajo sebagai pintu gerbang barat destinasi Flores dan mengambil peran dalam geliat pariwisata sebagai  Destinasi Super Prioritas dan destinasi kunjungan IMF-WB pada bulan Oktober 2018, Wahana Komodo Water Park (KWP)  di Pantai  Pede, Desa Gorontalo Kecamatan Komodo, Labuan Bajo  NTT diresmikan penggunaannya oleh Wakil Bupati Manggarai Barat Maria Geong, Sabtu (9/6/2018).
 
Menteri Pariwisata, Arief Yahya menargetkan beberapa penambahan infrastuktur akan mendorong pemerintah daerah NTT terus meningkatkan aksesibilitas dan amenitas. Apalagi untuk Labuan Bajo di NTT yang sudah  ditetapkan sebagai salah satu dari 4 Destinasi Super Prioritas dan destinasi kunjungan IMF-WB pada bulan Oktober 2018. 
 
“Kita punya 10 destinasi prioritas, populer disebut 'Bali Baru' dan NTT menyebut dirinya sebagai New Tourism Territory. Dari 10 Bali baru itu, Presiden menetapkan super prioritas, ada empat yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Labuan Bajo. Mohon para tokoh (di NTT) manfaatkan dengan baik, jangan sampai Pemda atau Bupati cuek akan hal ini,” kata Menpar dalam siaran persnya yang disampaikan Guntur Sakti,
Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata 7 juni lalu.
 
Menpar Arief dalam siaran Pers Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata, menjelaskan Target 2018 Penataan Kawasan Strategis Pariwisata Labuan Bajo yang  meliputi pembangunan pedestrian di Jalan Soekarno Hatta, pembangunan Pusat Wisata Kuliner Kampung Ujung, pembangunan RTH di Kampung Air (ex Sail Komodo), pembangunan jembatan penghubung Kampung Air dengan Bukit Pramuka, pemasangan 20 titik mooring buoy di TN Komodo.
 
Arief Yahya juga menyampaikan beberapa Critical Success Factor di Labuan Bajo, seperti pembangunan rest area & souvenir shop Puncak Waringin, pemindahan pelabuhan peti kemas yang saat ini ada di Labuan Bajo ke Pelabuhan Bari, pembebasan lahan akses pelabuhan ke jalan utama, penerapan Carrying Capacity TN Komodo, dan perhitungan untuk 11 titik selam dimana Oktober akan diterapkan mekanisme pengaturan flow wisatawan dalam kawasan.
 
Dalam sambutannya saat metesmikan KWP, wabup Maria mengatakan kehadiran Wahana Komodo Water Park sebagai tempat wisata masyarakat dan juga sebagai ruang publik yang bermartabat serta jauh dari kesan kumuh.
 
”Saya kagum dengan tempat ini sekarang, dulu tempat ini hanyalah sebuah kawasan yang penuh sampah dan sangat kumuh, akan tetapi setelah di tata seperti ini, Pantai Pede sudah menjadi ruang publik yang bermartabat, jauh dari kekumuhan seperti sebelumnya. Ada peraturan yang membuat orang aman berada di tempat ini,” kata Maria.
 
Ia berpesan  agar warga Labuan Bajo dan meteka yg mengunjungi Pantai Pede agar menjaga lingkungan yang  bersih sebagai keharusan. Kesadaran dari dalam diri setiap individu akan adanya ruang publik sebagai tempat rekreasi dan  sekaligus tempat hiburan perlu disadari.
 
“Dengan adanya taman bermain ini maka masyarakat mendapatkan akses hiburan sekaligus tempat rekreasi yang tentu ya sangat bagus dan baik, Komodo Water Park ini menunjukan bahwa akses pantai dan pesisir adalah area publik dan milik masyarakat Manggarai Barat. Pantai Pede tetap menjadi akses publik, terbuka untuk siapapun yang hendak datang dan bermain di pantai ini,” kata Maria.
 
Kordinator Lapangan Komodo Water Park, Surion Florianus Surion Adu mengatakan, pihaknya telah mempekerjakan tenaga keamanan dan  kebersihan agar Pantai Pede tetap bersih dari sampah dan tidak tercemar oleh kotoran sampah di tempat ini.
 
“Kami selaku pengelolah, menyediakan tenaga keamanan yang selalu siaga ketika anak-anak dan lainnya berekreasi serta tenaga kebersihan di Wahana Komodo Water Park ini” kata Florianus.
 
Peresmian Wahana KWP dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah pada Kantor Bupati Manggarai Barat, Camat Komodo, Lurah Labuan Bajo, Wakpolres Mabar, Danki Brimob kompi Mangarai Barat, komunitas Anak Labuan Bajo dan para tokoh masyarakat.
 
Water Park menjadi tempat liburan alternatif dan favorit keluarga. Beragam wahana air bisa ditemukan di Wahana Komodo Pantai Pede berlatar jejeran hotel berbintang di sepanjang pesisir timurnya dan barisan pulau-pulau mungil di tengah pantai.(WILL/JIMMY)
groups: