Janes Wawa Dorong Kader PMKRI Ruteng Rebut Peluang Pariwisata Mabar

  • Sharebar
Janes E. Wawa 

Ruteng, Floresindependen.com - Mantan ketua PMKRI Cabang Kupang periode 1993-1994, Janes E. Wawa yang juga wartawan Kompas, mendorong kader PMKRI Cabang Ruteng untuk ambil peluang dari kemajuan pariwisata Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat yang sedang berkembang luar biasa. 


Hal itu dikatakan Janes ketika berkunjung ke marga PMKRI Cabang Ruteng, Kamis (28/12/2017). Menurut dia, perkembangan pariwisata di Labuan Bajo sudah sangat luar biasa dan bisa berpengaruh luar biasa pada pertumbuhan ekonomi di kawasan Flores, khususnya di daerah-daerah yang dekat dengan wilayah destinasi favorit tersebut.
 
"Ayo, adik-adik aktivis, mari ambil peluang dari perkembangan pariwisata Labuan Bajo. Jangan tuntut apa yang dunia pariwisata berikan pada Anda," ajak Janes kepada anggota dan alumni PMKRI.

Janes mendeskripsikan, kebutuhan akan berbagai hal yang mendukung kegiatan pariwisata di Labuan Bajo itu masih sangat terbuka lebar dengan beragam produk mulai dari kebutuhan  sayur-sayuran sampai pada kerajinan tangan untuk cinderamata (souvenir) wisatawan.

"Namun, belum banyak orang melirik potensi pasar ini. Saya mau aktivis PMKRI mengambil bagian di potensi dunia pariwisata di Labuan Bajo ini," ajaknya.

Wartawan Kompas itu juga menambahkan, banyak hal yg bisa dilakukan oleh aktivis PMKRI usai menyelesaikan studinya, namun harus dipersiapkan dari sekarang yaitu dengan melatih diri untuk bergelut dengan hal-hal yang menjurus pada kewirausahaan.
 
"Di era milenial ini butuh orang-orang kreatif yang menciptakan inovasi. Jangan berorientasi jadi PNS saja. Mari lihat peluang yang ada di luar PNS, yang besar peluangnya," imbuhnya.

Terkait era milenial ini, Janes menambahkan, peluang yang ada sangat terbuka untuk menciptakan lapangan kerja sendiri. "Berbagai hal akan menciptakan lapangan kerja bagi yang inovatif. Contohnya, menciptakan lapangan kerja bagi penikmat pariwisata seperti kuliner khas dan jasa-jasa lain yang dibutuhkan," ujarnya.

Dia menambahkan, di era milenial, orang tidak mengumpulkan uang tetapi mengumpulkan kenangan. "Orang mengumpulkan kenangan dengan melakukan swafoto (selfie) adalah peluang, dimana kita bisa mendesign sebuah tempat menjadi lokasi wisata yang indah," kata Janes.

Lanjut dia, PMKRI sebagai sebuah organisasi, sebaiknya menggagas pembinaan informalnya untuk menghadapi era milenial dengan menyiapkan kader yang berorientasi untuk merebut peluang-peluang yang ada.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, ketua DPC PMKRI Cabang Ruteng, Patris Agat mengatakan, saat Konferensi Studi Regional (KSR) PMKRI KOMDA Flores, gagasan tentang menghadapi tantangan pariwisata di Flores sudah dibicarakan. "Namun, masih pada konsep dan belum ada tindak lanjutnya," kata Agat.(AKA)
groups: