Gereja Katolik Keuskupan Ruteng Gelar Dialog Dengan Caleg DPR RI

  • Sharebar

Para Caleg DPR RI Periiode 2019-2022 yang hadir pada Dialog Gereja-Caleg di Aula Missio.

Ruteng, Flores Independen - Komisi Kerasulan Awam (Kerawam) Keuskupan Ruteng menghelat acara Dialog Gereja dengan Calon Legislatif (caleg) DPR RI periode 2019-2024 Dapil Nusa Tenggara Timur 1 dan Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
 
Acara setengah hari yang mengusung tema "Merajut Demokrasi Demi NKRI dan Gereja" dihelat di Aula Missio STKIP St. Paulus Ruteng, (27/2/2019) dan dihadiri 500 lebih undangan diantaranya Administrator Apostolik Keuskupan Ruteng Mgr. Silvester San, para mahasiswa, pelajar, tokoh-tokoh masyarakat dan adat, seluruh pastor paroki dalam wilayah Keuskupan Ruteng, utusan tarekat hidup bhakti, tokoh lintas agama dan pemuda.
 
Sepuluh calon legislatif (Caleg) hadir dalam acara ini, yakni Sebastian Salang (Golkar), Yasinta Burhan Hamboer (PDIP), Christian Rotok (PAN), Antony Bagul Dagur (PAN), Adrianus Garu (HANURA), Blasin Kristoforus (NasDem), Robert Marut (PSI), Agustinus Lesek (DPD), Yustina Ndung (DPD) dan Johny G. Plate (NasDem).
 
Pada forum Dialog Gereja dengan Caleg ini dipandu 2 moderator, Rm. Maxi Regus dan Mantovany Tapung. Empat persoalan krusial ditataran lokal & nasional diangkat untuk menggali pemikiran dari 10 caleg yang hadir, seperti isu Keprihatinan Patoral Keuskupan Ruteng, Politik Kebangsaan, Ekonomi dan Keadilan dan Budaya-Pariwisata.
 
"Kegelisahan kita berawal dari keharusan merajut dan kemudian merawat demokrasi yang beradab saat ini, ditengah menguat dan mengakarnya berbagai isu destruktif yang mengancam kenyamanan entitas dan eksistensi NKRI," kata Mantovany, saat membuka dialog dengan para Caleg. Diakhir acara Dialog dan Temu Caleg, para caleg yang hadir melakukan penandatanganan Komitmen Moral Perjuangan Politik Caleg DPR RI periode 2019-2024.
 
Ada 12 poin komitmen yang menggariskan perwujudan nilai-nilai moral para caleg tersebut, diantaranya memberikan kesaksian iman Kristiani yang sejati dalam kehidupan pribadi, masyarakat dan bangsa; mempertahankan Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi NKRI sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, menolak tambang dan investasi yang merusak lingkungan hidup khususnya di Manggarai Raya dan memperjuangkan pelestarian lingkungan hidup.
 
Selain itu para caleg asal Dapil NTT 1 yang meliputi Pulau Flores, Alor dan Lembata ini juga berkomitnen memperjuangkan toleransi, perdamaian dalam masyarakat yang majemuk serta anti kekerasan.(Jimmy)
tags: 
groups: